KKN-PPM UGM Kenalkan Profesi Tenaga Kesehatan dan Penggunaan Obat yang Bijak melalui Program Sahabat Apoteker Cilik di SMPN 3 Pangururan

Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada melaksanakan program ''Sahabat Apoteker Cilik'' di SMPN 3 Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan dan memperkenalkan dunia profesi kesehatan kepada anak-anak sejak dini. Program yang diinisiasi oleh Veronika Friska Manurung, mahasiswa Program Studi Farmasi UGM, ini mencakup edukasi mengenai peran tenaga kesehatan, penggunaan obat yang aman dan bijak, serta pemahaman dasar tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Kegiatan juga dilengkapi dengan praktik mini pembuatan sediaan pulveres dan kapsul secara langsung, sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat menjadi generasi yang lebih sadar kesehatan, bertanggung jawab dalam menggunakan obat, serta mengenal berbagai profesi di bidang kesehatan.

Gambar 1. Pembuatan Sediaan Obat yang Sederhana  di SMPN 3 Pangururan

(Sumber: Dokumentasi Pribadi, Juli 2026)

     Sialanguan, 30 Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada melaksanakan program Sahabat Apoteker Cilik di SMPN 3 Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Program ini dinisiasi oleh Veronika Friska Manurung, mahasiswa Program Studi Farmasi UGM, sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan dunia kesehatan dan meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai penggunaan obat yang aman dan bijak sejak dini.

    Kegiatan Sahabat Apoteker Cilik dilaksanakan melalui edukasi interaktif mengenai berbagai tenaga kesehatan yang berperan dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Pengenalan ini diharapkan dapat membantu anak-anak memahami bahwa menjaga kesehatan merupakan suatu upaya yang melibatkan kerja sama berbagai tenaga kesehatan dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

    Selain pengenalan profesi tenaga kesehatan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai hal-hal sederhana namun penting dalam penggunaan obat sehari-hari. Edukasi mencakup pentingnya menggunakan obat sesuai aturan dan dosis yang telah ditentukan, tidak menggunakan obat milik orang lain, tidak mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa, serta tidak sembarangan menggunakan obat tanpa mengetahui kegunaan dan cara penggunaannya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan antibiotik yang tepat. Edukasi ini diberikan sebagai bekal pengetahuan dasar agar anak-anak dapat lebih bijak dan bertanggung jawab ketika menggunakan obat, baik untuk diri sendiri maupun ketika membantu mengingatkan anggota keluarga di rumah. Selain itu, untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, kegiatan Sahabat Apoteker Cilik  juga dilengkapi dengan praktik mini pembuatan sediaan obat sederhana. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan secara langsung mengenai proses pembuatan sediaan pulveres dan kapsul dengan pendampingan. Dengan pendekatan edukasi yang disertai praktik langsung, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

   Program Sahabat Apoteker Cilik, menjadi salah satu bentuk kontribusi Tim KKN-PPM UGM dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi sejak usia sekolah. Dengan mengenalkan dunia kesehatan dan penggunaan obat secara tepat sejak dini, Sahabat Apoteker Cilik  diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang lebih sadar kesehatan, bijak dalam menggunakan obat, serta memiliki ketertarikan untuk mengenal berbagai profesi di bidang kesehatan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow