Tim KKN-PPM UGM Mengukir Samosir 2026 Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar bagi Siswa Sekolah Dasar
Tim KKN-PPM UGM Mengukir Samosir 2026 melaksanakan program “Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar” bagi siswa SDN 11 Hutabolon, Kecamatan Pangururan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui edukasi, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar, serta praktik bersama dengan pendampingan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menerapkan kebiasaan menyikat gigi secara rutin dan benar dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Tim KKN-PPM UGM Mengukir Samosir 2026 Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar bagi Siswa Sekolah Dasar
Oleh Caitlyn Caine
Gambar 1. Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar di SDN 11 Hutabolon
(Sumber: Dokumentasi Pribadi, Juli 2026)
Pangururan, 30 Juli 2026 — Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan program kerja bertajuk “Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar” bagi siswa sekolah dasar di SDN 11 Hutabolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Program ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Program ini berangkat dari pentingnya pembentukan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut pada anak-anak. Kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan gigi, seperti gigi berlubang, bau mulut, dan sakit gigi. Oleh karena itu, edukasi mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar perlu diberikan sejak dini agar siswa mampu menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menyikat gigi secara rutin. Tim KKN-PPM UGM menjelaskan manfaat menyikat gigi, dampak apabila kebersihan gigi tidak dijaga, serta waktu menyikat gigi yang tepat. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar lebih mudah dipahami. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan demonstrasi cara menyikat gigi yang baik dan benar. Demonstrasi dilakukan menggunakan alat peraga gigi dan sikat gigi agar siswa dapat melihat secara langsung gerakan yang tepat. Tim KKN memperagakan langkah-langkah menyikat gigi, mulai dari membersihkan gigi depan, gigi geraham bagian luar dan dalam, hingga permukaan gigi. Melalui demonstrasi ini, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui pentingnya menyikat gigi, tetapi juga memahami teknik yang benar.
Setelah sesi demonstrasi, siswa diajak untuk melakukan praktik menyikat gigi bersama dengan pendampingan langsung dari mahasiswa. Pada sesi ini, siswa mempraktikkan gerakan menyikat gigi sesuai tahapan yang telah dijelaskan. Tim KKN mendampingi siswa selama praktik berlangsung, memberikan arahan, serta membantu memperbaiki gerakan yang kurang tepat agar seluruh bagian gigi dapat dibersihkan dengan baik.
Untuk mengetahui pemahaman siswa setelah kegiatan, tim KKN melakukan evaluasi melalui tanya jawab sederhana. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan manfaat menyikat gigi, waktu menyikat gigi yang tepat, akibat tidak menjaga kebersihan gigi, serta langkah-langkah menyikat gigi yang benar. Evaluasi ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mampu menyebutkan kembali kebiasaan menyikat gigi yang baik.
Melalui program “Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar”, Tim KKN-PPM UGM Mengukir Samosir 2026 berharap siswa dapat membiasakan diri menyikat gigi secara rutin dan benar. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini, khususnya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Edukasi sederhana yang diberikan kepada siswa diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan mampu menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
What's Your Reaction?