Antusiasme Anak-Anak SDN 26 Situngkir Warnai Program English Playtime Tim KKN PPM UGM Mengukir Samosir

Author: Ayesya Alfanny Estou Date: 21 Juli 2026

Samosir, 21 Juli 2026 Mahasiswa KKN PPM UGM Tim Mengukir Samosir, yang ditempatkan di Desa Sialanguan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, menggelar program English Playtime di SDN 26 Situngir pada Senin (21/7). Tim yang menjalankan berbagai program kerja lintas bidang mulai dari pendidikan, pengembangan pariwisata desa, hingga pemberdayaan UMKM lokal, kali ini menyasar 35 siswa kelas 4 SD dalam sesi belajar bahasa Inggris yang dikemas dengan pendekatan fun-learning, memadukan aktivitas flashcard kosakata dan pengisian biodata diri sebagai media pengenalan bahasa Inggris sejak dini.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tematik pendidikan yang diusung tim KKN PPM UGM, sejalan dengan target SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Melalui English Playtime, mahasiswa KKN-PPM UGM berupaya menghadirkan pengalaman belajar bahasa Inggris yang tidak membebani, melainkan menyenangkan dan mudah diingat oleh anak-anak usia sekolah dasar.

Kegiatan dibuka dengan sesi self-introduction menggunakan flashcard bergambar yang berisi kosakata dasar bahasa Inggris. Setiap anak diajak mengenal kata-kata baru sambil mencocokkannya dengan gambar yang relevan dengan keseharian mereka. Selanjutnya, siswa diminta mengisi biodata sheet sederhana berbahasa Inggris, mencakup nama, usia, hobi, dan cita-cita, sebagai latihan penerapan kosakata yang baru saja dipelajari. Antusiasme siswa terlihat sejak awal sesi, banyak anak yang secara aktif bertanya arti dari setiap pertanyaan dalam biodata sheet, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap kosakata baru. Suasana kelas semakin hidup ketika anak-anak menemukan kata-kata unik di flashcard yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Beberapa bahkan langsung mencoba mengucapkannya berulang kali sambil tertawa bersama teman-temannya. Puncak keseruan terjadi pada sesi presentasi diri di depan kelas, alih-alih malu atau segan seperti yang biasa terjadi pada sesi tampil di depan umum, siswa-siswi SDN 26 Situngir justru saling berebut ingin maju lebih dulu untuk memperkenalkan diri menggunakan bahasa Inggris yang baru saja mereka pelajari.

Bagi tim Mengukir Samosir, English Playtime bukan sekadar kegiatan belajar bahasa, melainkan upaya menanamkan fondasi awal literasi bahasa asing yang kelak dapat menjadi bekal siswa di jenjang pendidikan berikutnya. Pendekatan yang interaktif dan partisipatif dipilih secara sengaja, mengingat anak-anak usia sekolah dasar cenderung lebih mudah menyerap materi baru melalui permainan dan visualisasi dibandingkan metode belajar konvensional. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-PPM UGM dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah, khususnya di wilayah dengan keterbatasan sumber daya pengajaran bahasa asing. Respons positif dari para siswa SDN 26 Situngir menjadi bukti bahwa kegiatan semacam ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan direplikasi di sekolah-sekolah lain di kawasan Desa Sialanguan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow