Tim KKN-PPM UGM Tingkatkan Literasi Digital Pelajar melalui Program Edukasi Aman Bermedia Digital
Pangururan, Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan program "Edukasi Aman Bermedia Digital" untuk para siswa di SMP Negeri 3 Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Program ini dimulai oleh Geraldine Hutagalung, seorang mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang dunia digital sekaligus memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelajar dalam menggunakan media digital dengan cara yang aman, bijaksana, dan bertanggung jawab.
Dengan semakin banyaknya penggunaan internet dan media sosial oleh pelajar, berbagai masalah digital seperti phishing, berita palsu, kebocoran data pribadi, perundungan siber, penipuan online, akun palsu, pinjaman online yang tidak legal, hingga permainan judi online semakin menjadi perhatian dan perlu diwaspadai sejak awal. Kurangnya pemahaman tentang keamanan digital bisa membuat data pribadi digunakan dengan cara yang tidak benar atau mengakibatkan hal-hal buruk lainnya. Oleh karena itu, Tim KKN-PPM UGM menyelenggarakan program belajar yang dirancang secara interaktif agar siswa bisa mengenali bahaya di dunia maya sekaligus membiasakan diri menggunakan media digital dengan cara yang aman.
Aktivitas dimulai dengan berdiskusi bersama pihak sekolah untuk menentukan siapa saja yang akan terlibat, kapan kegiatan tersebut dilaksanakan, serta apa saja kebutuhan teknis yang dibutuhkan. Tim juga mengenali isu-isu keamanan digital yang paling sesuai dengan kondisi dan cara siswa menggunakan internet, sehingga materi yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan peserta.
Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, tim membuat materi pembelajaran yang berisi pentingnya menjaga keamanan akun, cara membuat kata sandi yang kuat, cara melindungi data pribadi, memahami penggunaan autentikasi dua faktor, serta mengenali jejak digital. Selain itu, materi tersebut juga membicarakan berbagai jenis ancaman di dunia maya, seperti penipuan phishing, penipuan digital, berita palsu, perundungan siber, akun palsu, permainan judi online, serta pinjaman online yang tidak sah, serta cara-cara untuk mencegahnya.
Untuk membantu proses belajar, Tim KKN-PPM UGM membuat berbagai alat pembelajaran seperti presentasi interaktif, infografis, studi kasus, kuis, dan post-test yang dibuat sesuai dengan kebutuhan peserta. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat partisipasi siswa dan membantu mereka lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
Pada saat kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti sesi penyampaian materi yang dilengkapi dengan simulasi sederhana mengenai bagaimana mengenali ancaman digital, mengidentifikasi tautan yang mencurigakan, menjaga keamanan akun media sosial, serta cara melindungi informasi pribadi ketika menggunakan internet. Kegiatan selanjutnya berupa kuis, diskusi bersama, dan sesi tanya jawab yang memungkinkan siswa berbagi pengalaman mereka serta mencari solusi atas masalah-masalah yang biasa mereka hadapi saat menggunakan media digital.
Melalui program ini, siswa diharapkan bisa mengerti pentingnya melindungi data pribadi, lebih waspada dalam menerima informasi di internet, dan menggunakan media digital dengan tanggung jawab. Kebiasaan tersebut diharapkan bisa mengurangi kemungkinan menjadi korban tindak kejahatan siber sekaligus membentuk pola perilaku digital yang baik di sekolah.
Geraldine Hutagalung menyampaikan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan memahami risiko serta mengambil keputusan yang tepat saat berinteraksi di dunia digital. Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang cakap digital, mampu melindungi diri dari ancaman siber, dan memanfaatkan teknologi secara positif.
Seluruh rangkaian kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi digital peserta didik, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan pemanfaatan teknologi informasi yang aman, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Tim KKN-PPM UGM dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas, aman, dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
What's Your Reaction?